Keindahan Pantai Kuta Bakal Bersih dari Puntung Rokok

Diposkan oleh kaka dika on Tuesday, December 18, 2012



"Mulai bulan Januari hingga April, Pantai Kuta selalu kotor, bahkan untuk membersihkannya bisa sampai satu bulan lebih," kata Ali, penjaga Pantai Kuta, ketika ditemui di Bali, Kamis (6/9/2012).

Menurutnya, Pantai Kuta selalu tercemar pada awal tahun akibat datangnya angin barat yang berhembus menuju Kuta. Ditambah, bulan-bulan tersebut menjadi musim liburan banyak wisatawan. Ali mengatakan, bila masalah sampah Pantai Kuta tidak diatasi segera, masalah selanjutnya tentu akan datang, yakni sepinya jumlah kunjungan.

"Selain wisatawan malas datang, para pengais rejeki di Pantai Kuta juga akan kehilangan mata pencaharian," tambahnya.

Sementara Ketut, pekerja kebersihan Pantai Kuta, mengatakan tidak kerepotan membersihkan sampah Pantai Kuta di luar bulan Januari hingga April. "Kalau sudah bulan Januari sampai April atau pada musim liburan, dalam sehari kami bisa mengumpulkan sampah lebih dari 20 kantong plastik besar, bahkan kadang bisa lebih," imbuhnya.

Aktivitas bersih-bersih Pantai Kuta jelas mutlak diperlukan. Tujuannya tak lain menjaga pesona destinasi favorit wisatawan ini tetap sedap dipandang. Pop! Hotel Kuta Beach, yang berlokasi dekat Pantai Kutai, turut berkontribusi dalam kegiatan ini.

Setelah adanya program Bali Beach Clean Up Pantai Kuta Bali akan menjadi pantai yang bersih dari puntung rokokp didukung Garuda Indonesia, Coca Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver. Garuda baru terlibat dalam kerja sama ini, setelah Quiksilver dan Coca-cola memulai kerja sama pada 2008 lalu. Perusahaan penerbangan milik negara ini menyumbangkan 2 unit alat kebersihan berupa Barber Surf Rake, di Pantai Kuta Selasa, 18 Desember 2012, dengan nilai kurang lebih Rp 1 miliar.

Pengangkut sampah seberat 1,7 ton ini dinyatakan sebagai mesin pengangkut sampah tercanggih saat ini, yang bisa menyeleksi sampah hingga ukuran terkecil tanpa menyertakan pasir pantai di dalamnya. Sehingga, jumlah pasir tidak berkurang.

Alat yang didatangkan langsung dari California, Amerika Serikat ini mampu mengumpulkan sampah terkecil seperti puntung rokok, pecahan botol, dan pecahan kaleng. Yang mana sampah-sampah ini sangat membahayakan pengunjung. Total jumlah sampah yang bisa ditampung mencapai 2 ton.

Tempat penampungan setinggi 3 meter akan memudahkan pengangkutan sampah untuk dibawa ke penampungan berikutnya. Executive Vice President Human Capital and Corporate Affairs PT Garuda Indonesia Tbk, Heriyanto Agung Putra mengaku tidak akan berhenti sampai di sini. "Program ini kami lakukan selama tiga tahun ke depan, pokoknya untuk kebersihan pantai. Mulai dari alat angkut ini (Barber Surf Rake-red), petugas, dan tempat sampah" kata Heriyanto.

Program kepedulian lingkungan ini untuk sementar masih berjalan di lima pantai, Pantai Jimbaran, Kedonganan, Kuta, Legian, dan Seminyak, dengan panjang garis pantai 9,6 kilometer.

Dengan bantuan 2 unit alat ini, Pantai Kuta kini memiliki 5 unit pengangkut sampah. Tiga alat angkut sebelumnya diberikan langsung oleh pemerintah kabupaten Badung. "Alat paling anyar diberikan 6 tahun lalu," ungkap I Gusti Ngurah Tresna selaku Kepala Satgas Desa Adat Kuta.

Bagi dia, alat ini akan sangat membantu petugas kebersihan dalam bekerja. Tahun ini, keberadaan sampah di Pantai Kuta jauh berkurang dibanding sebelumnya. Tahun lalu, tiap harinya tidak kurang dari 12 meter kubik sampah diangkut dari Pantai Kuta.

Penurunan volume sampah ini, menurutnya tidak lepas dari faktor cuaca. Hingga akhir tahun ini, angin barat yang biasanya membawa sampah ke Pantai Kuta, belum berhembus. "Tahun lalu, November pasti sudah banyak sampah. Tapi sekarang belum. Kata BMG, nanti Mei baru mulai dan sampah akan banyak di sini," terang dia.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment