Keindahan Pantai Di Wakatobi

Diposkan oleh kaka dika on Saturday, January 12, 2013



Wakatobi adalah sebuah kepulauan yang terdiri dari empat pulau, yakni wangi-wangi, kaledupa, tomia, dan binongko yang terletak di sebelah tenggara Sulawesi, Wakatobi yang terletak di jantung Coral Reef Triangle merupakan salah satu surga penyelaman Indonesia. Dive resort dan hotel di Wakatobi tumbuh dengan pesat sejak 2003. Maklum saja, semakin banyak penyelam, mulai dari yang pemula sampai professional menggebu untuk menyelami keindahan bawah laut Wakatobi.. Kawasan Wakatobi hampir terdiri dari 90 % lautan. Dengan kawasan seluas 1,39 juta hektar itulah Kepulauan ini berhasil menjadi taman nasional laut yang perlu dikonservasikan pada tahun 1996. Dahulu Kepulauan ini menjadi satu kesatuan dengan Kabupaten Buton. Namun pada tahun 2004, Kepulauan ini resmi melepaskan diri membentuk daerah otonomi baru yang dinamakan Kabupaten Wakatobi dengan ibu kota Wangi-wangi.
Keindahan Pantai di Wakatobi dengan pasir putih terhampar di sepanjang pesisir Pulau Hoga. Nyiur   melambai disapu angin pantai. Saat petang menjelang, pemandangan sunrise sangat memukau. Saat surut laut, keindahan surga bawah laut kian menggoda para pecinta wisata bahari. Ikan-ikan yang unik dan beraneka macam bersembunyi di balik terumbu karang, rumah sang ikan yang sangat indah. Keindahan itu cukup disaksikan dengan mata telanjang saja, bahkan dari atas perahu. Wakatobi, di sanalah pesona alam bawah laut nan surgawi.

Taman Nasional Kepulauan Wakatobi (TNKW) memang merupakan taman laut terbesar kedua setelah Taman Nasional laut Teluk Cendrawasih di Papua. Di kepulauan ini, banyak orang mengagumi pesona Karang Kaledupa yang merupakan karang terluas dan terpanjang di Indonesia. TNKW memang terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia. Kepulauan Wakatobi memiliki 25 gugusan terumbu karang. Terumbu karang tersebar di antara 37 pulau yang ada.
Di kepulauan ini, baru enam pulau saja yang dihuni. Sementara hanya 11 pulau yang memiliki nama. Sisanya, 31 pulau masih tak bernama dan belum dikelola. Para wisatawan yang datang , umumnya melakukan kegiatan selam, snorkeling, berenang, berkemah dan wisata budaya. Keindahan alam Wakatobi memang berasal dari kekayaan sumber daya alamnya. Kajian ekologi yang dilakukan The Nature Conservancy (TNC) dan World Wide Fund for Nature (WWF) pada tahun 2003 menemukan 396 jenis karang batu penyusun terumbu karang. Di kawasan itu, sebanyak 590 jenis ikan ditemukan berkembang biak. Wakatobi memang sedang menggeliatkan dua sector unggulannya yakni sector pariwisata dan perikanan. Hal ini dibuktikan dengan kegigihan dan kerja keras Bupati Wakatobi dan Pemda setempat untuk terus membenahi infrastruktur yang mendukung kemajuan Pariwisata di Wakatobi. Sehingga hasil nya, hingga kini arus kunjungan wisatawan ke Wakatobi baik local ataupun mancanegara bisa mencapai 3000-5000 per tahun. Hal ini tentu positif terhadap kemajuan ekonomi masyarakat setempat.  Namun , kunjungan wisatawan ini masih didominasi oleh turis Eropa dan Amerika.

Apresiasi terhadap Wakatobi dengan dinobatkan menjadi Taman Nasional bawah laut ternyata juga menempati posisi kedua sebagai Taman nasional bawah laut terbesar setelah Taman Nasional Laut Teluk Cendrawsih di Papua. Sebagai sebuah Taman Nasional bawah laut tentu salah satu yang diandalkan adalah keindahan dan keunikan terumbu karangnya. Dan ternyata di Pulau Kaledupa yang merupakan salah satu gugus kepulauan Wakatobi mempunyai terumbu karang terpanjang dan terluas di Indonesia. Dan fakta menariknya lagi adalah bahwa Taman Nasional Bawah Laut Wakatobi  terletak tepat di Jantung segitiga terumbu karang dunia atau disebut tri coral angle. Dengan seperti ini 95 % species berbagai ikan terdapat di Wakatobi. Inilah yang mendorong para mahasiswa di seluruh Negara untuk mengadakan penelitian di Wakatobi.



{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment