Pantai Jawa Barat

Diposkan oleh vera Dika on Thursday, November 1, 2012


 A. Pantai Cijeruk


Pantai Cijeruk Indah adalah merupakan objek dan daya tarik wisata pantai di Kabupaten Garut yang terletak di Desa Sagara dan di Pameungpeuk, Garut, Propinsi Jawa Barat. ODTW ini dikelola oleh Kompepar Yayasan Cijeruk Indah, dengan status kepemilikan oleh BKSDA dan Perkebunan.

Pantai Cijeruk Indah memiliki kondisi lingkungan ODTW cukup dan tingkat kebersihan/sanitasi yang kurang. Pencemaran udara, bau dan air tidak ada. Pencemaran sampah ada, berupa sampah pengunjung dan sampah dari penduduk serta vandalisme juga ada. Visabilitis di ODTW sedikit terhalang, tingkat kebisingan rendah dan rambu iklan sedikit (hanya terdapat penunjuk arah & peringatan). Sumber daya listrik di Pantai Cijeruk Indah tidak ada, sedangkan sumber air bersih berasal dari sumur dengan kualitas air jernih, rasa air tawar dan bau air normal serta kendala pemanfaatannya karena sedikitnya jumlah sumur dan mata air dengan kemungkinan pemanfaatan sulit. Sistem komunikasi ada berupa radio panggil dengan jumlah tidak memadai dan penggunaannya sulit. Sedangkan sistem pembuangan limbah di pantai ini tidak ada.

Pantai Cijeruk Indah belum dibangun akomodasi & took cinderamata, terdapat 13 kios/warung di sekitar pantai yang terbuat dari kayu yang beratapkan ijuk berwarna hitam dengan menyediakan makanan umum, kondisinya cukup serta terdapat tempat parkir ada 1 buah di dekat pintu masuk dengan daya tampung 4 bus, 8 kendaraan pribadi, 90 motor dengan luas 1500 m2. Kondisi tempat parkir kurang baik, dengan lapisan permukaan tanah dan vegetasi peneduhnya memadai. Pos tiket tidak ada, toilet ada 4 buah dengan anitasi/kebersihan kurang baik dan kondisi bangunan kurang baik. Tempat bilas, interpretation center dan papan penunjuk arah belum ada. Shelter ada 13 buah (menyatu dengan kios/warung penduduk), dengan kebersihan/sanitasi cukup dan kondisinya cukup. Pos kesehatan ada 1 buah (jaraknya ? 5km dari ODTW), kelengkapan obat kurang lengkap, kebersihan/sanitasi cukup dan kondisinya cukup.

Tempat penitipan barang, bumi perkemahan dan playing ground tidak ada. Tempat penyewaaan ada 1 buah, penyewaan rakit dengan jumlah perlengkapan kurang memadai dan kondisinya cukup. Tempat ibadah ada 1 buah, berupa Musholla dengan kondisi kurang memadai. Fasilitas olah raga, shuttle transportasi & panggung terbuka tidak ada. Tempat sampah ada, jumlah tidak jelas (bersifat non permanent berasal dari penduduk) dengan kondisi cukup Sumber.

B. Pantai Jayanti


Pantai Jayanti yang indah dan menarik berdampingan dengan Cagar Alam Bojonglarang dan pelabuhan nelayan. Pantai ini masih alami dengan ombak yang indah dan angin bertiup perlahan-lahan menambah nyamannya berekreasi dipantai Jayanti. Pantai ini terletak di Desa Cidamar kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Jarak dari Kota Cianjur 139 Km.

Keberadaan Pantai Jayanti memang belum sepopuler Pangandaran, Ciamis, atau Pelabuhanratu, Sukabumi. Tapi panorama alamnya, tak kalah dengan dua obyek wisata tersebut. Pantai Jayanti yang baru ditata tahun 80-an dan dikenal sebagai obyek wisata sepuluh tahun kemudian, memang belum mampu menandingi kepopuleran Pangandaran dan Pelabuhanratu yang sudah berkembang puluhan tahun lebih dulu Sumber.

C. Pantai Cijayana


Pantai Cijayana berada di Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Garut. Letaknya berada di antara Kecamatan Cikelet dan Rancabuaya. Pantai ini bias ditempuh dari Pameungpeuk, atau dari Bungbulang melalui dua jalur, yakni jalur yang melewati Rancabuaya dan jalur yang melewati Mekarmukti.
Pantai Cijayana yang banyak dikunjungi orang adalah wilayah pantai di mana Sungai Cikandang bermuara. Selain karena pantainya landai, di tempat ini pada bulan-bulan tertentu menjadi tempat dilangsungkannya tradisi nyalawena, yakni tradisi berburu impun (lihat artikel Nyalawena).

Untuk menuju kawasan pantai Cijayana, bisa dari Garut melalui Pameungpeuk ± 30 menit dari Panti Santolo atau bisa dari Bandung melalui Pangalengan dan Cisewu menuju Rancabuaya. Dari jalur utama pansel (lintas pantai selatan) yang lagi dibangun terdapat jalan raya dengan kelas jalan kecamatan yang mempunyai lebar 3,5 m, terdapat jalan akses menuju lokasi pantai ±1 km dengan kualitas yang cukup.

Sedangkan untuk transportasinya terdapat kendaraan umum yang berupa ojek dengan biaya berkisar Rp. 3000-5000/orang (dari kampung terdekat ke lokasi pantai). Fasilitas pendukung yang ada di pemukiman terdekat yaitu berupa warung; yang terdapat di depan jalan masuk ke lokasi pantai, tempat ibadah berupa musholla penduduk, fasilitas kesehatan berupa Puskesmas pembantu, dan fasilitas keamanan desa setempat yang menunjang keamanan menuju ke lokasi Sumber.

D. Pantai Karang Hawu ( Sukabumi )


Pantai Karang Hawu dikenal luas karena kisah mistisnya. Hal itu dikarenakan sebagian masyarakat menganggap pantai ini sebagai lokasi singgasana bagi Lara Kadita, putri Prabu Siliwangi, atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Persisnya, singgasananya terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia. Karang dan tebing yang menjorok ke laut hingga kini masih menjadi ciri khas panorama alam di pantai Karanghawu. Disebut Karanghawu karena di areal pantai ini terdapat sebuah karang yang menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagiannya yang membentuk seperti tungku (yang dalam bahasa Sunda disebut hawu).

Meski suasana magis Nyi Roro Kidul masih menjadi bagian dari objek wisata pantai Karanghawu, hanya sedikit wisatawan yang datang karena tertarik dengan legenda tersebut. Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing karang lebih menantang untuk dinikmati.
Belum lagi bila peta

ng menjelang, kawanan kelelawar dari arah Gunung Halimun berarak di langit. Selain itu, gugusan perbukitan Winarum dan Rahayu yang rimbun ditumbuhi pohon damar dan kiara dengan burung kedasih dan ketilangnya, menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan.
 
Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Selain menawarkan wisatawan bisa melakukan aktivitas berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, sejumlah pengunjung juga melakukan aktivitas berselancar (surfing) Sumber.
E. Pantai Anyer

Pantai Carita adalah sebuah pantai di pesisir barat provinsi Banten, Indonesia. Pantai ini merupakan obyek pariwisata pantai di Indonesia yang cukup terkenal selain Pantai Anyer, Pantai Karang Bolong dan Pantai Tanjung Lesung.Pantai Carita kaya akan sumber daya alamnya. Hamparan tepian yang amat landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu dengan pemandangan Gunung Krakatau. Untuk mencapai tempat ini dapat melalui jalan tol Anyer dan setelah keluar dari tol dapat menyusuri ruas jalan Labuan-Carita menuju Anyer.

Dari bibir pantai kita bisa melihat keindahan panorama laut biru yang membentang luas berlatarkan kaki langit yang juga biru. hamparan pasir putih yang luas membuat mata terpesona dengan keindahan Pantai Anyer tersebut. Air Laut yang jernih dan bersih sangat mendukung untuk beraktivitas pengunjung untuk berenang dan menyelam. Pesona Terbit dan tenggelamnya matahari, serta di tingkahi oleh burung-burung laut yang membuat perasaan tenang dan damai selama berada disana. sungguh keindahan alam yang sangat memukau. Pantai Carita Anyer Belokasi di Wilayah Kecamatan Anyer Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Jarak Jakarta - Ayer Berkisar 160 Kilometer dengan jarak waktu tempuh sekitar 2 jam Perjalanan darat.Keindahan Pantai Anyer Keindahan pantai Anyer ini memang pantas dijadikan obat penghilang stress. Karena disini kalian bisa melakukan berbagai kegiatan yang membuat kalian senang seperti berenang di pantai, bermain pasir pantai, jetski, banana bout, dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa kalian lakukan Sumber.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment